HUT ke-77 Bengkulu Selatan, Pemkab Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM yang Akan Digelar Rutin
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kabupaten Bengkulu Selatan, Pemerintah Daerah menggelar pasar murah dan bazar UMKM. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Tim PKK, dan berlangsung di depan Kantor DPRD Bengkulu Selatan pada tanggal 09/03/2026.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar umum. Selain itu, sejumlah pelaku UMKM juga ikut meramaikan acara dengan menjajakan berbagai produk lokal, khususnya produk khas Bengkulu Selatan.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan HUT, tetapi juga upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona, mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan beberapa dinas terkait. "Bukan hanya dari Dinas Perdagangan, kegiatan ini juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta Dinas Perikanan," ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok.
Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, menegaskan bahwa pasar murah akan digelar secara rutin, bukan hanya pada momen khusus seperti Ramadan, Lebaran, atau HUT, tetapi juga berkala di lokasi berbeda. "Pasar murah ini akan terus rutin digelar, tidak hanya saat momen khusus, tetapi juga setiap waktu di lokasi yang berbeda agar masyarakat terbantu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," jelasnya.
Salah seorang warga Kota Manna, Ismiyanti (40), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, kegiatan seperti ini sangat membantu kami membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah," ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. "Ini bagian dari pengendalian inflasi. Semoga harga yang ditawarkan sangat terjangkau dan bisa membantu masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," pungkas Dwi.