Gubernur Bengkulu Resmi Buka Lapangan Golf Merah Putih
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Sabtu pagi (5/7), suasana di kawasan Lingkar Barat, Kota Bengkulu terlihat berbeda dari biasanya. Deretan tenda UMKM berdiri rapi, anak-anak muda tampak berkumpul di sekitar jalur pedestrian, dan alunan musik mengiringi langkah para tamu undangan yang hadir. Hari itu, Lapangan Golf Merah Putih resmi dibuka untuk masyarakat luas.
Lapangan yang sebelumnya merupakan area terbuka dengan aktivitas terbatas kini menjelma menjadi ruang olahraga modern sekaligus destinasi wisata baru.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang hadir langsung dalam peresmian, menyebut revitalisasi kawasan tersebut sebagai bagian dari komitmen Pemprov dalam menata fasilitas publik yang berdaya guna.
“Dulu tempat ini sepi dan minim aktivitas. Tapi sekarang, kita lihat bersama, warga datang untuk berolahraga, bersantai, bahkan sekadar menghabiskan waktu dengan keluarga,” kata Helmi dalam sambutannya.
Tak sekadar menjadi tempat bermain golf, kawasan ini dirancang sebagai ruang multifungsi. Area terbuka yang ramah pengunjung dilengkapi dengan fasilitas pedestrian, pusat kuliner, dan lapak-lapak UMKM lokal. Pemerintah provinsi menggandeng komunitas dan pelaku usaha kecil untuk turut meramaikan kawasan, membuka peluang kerja, sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal secara organik.
Menurut Helmi, kehadiran Lapangan Golf Merah Putih diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet Bengkulu di cabang olahraga golf. Ia bahkan membayangkan turnamen berskala nasional dapat digelar di sini suatu saat nanti.
“Bisa saja nanti kita adakan turnamen golf antar gubernur se-Indonesia di sini. Ketika itu terjadi, maka perputaran ekonomi akan bergerak, dan nama Bengkulu juga akan lebih dikenal,” ujarnya.
Harapan senada disampaikan oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, yang turut hadir dalam peresmian. Sebagai lembaga yang mengelola lapangan tersebut, Polda Bengkulu menyebut akan terus berupaya meningkatkan fasilitas yang ada.
“Saat ini lapangan memiliki sembilan hole, dan sedang dalam proses pengembangan menjadi 18 hole. Selain meningkatkan kapasitas, kami juga ingin memastikan fasilitas ini nyaman dan menarik bagi para pecinta golf dari dalam maupun luar daerah,” jelas Mardiyono.
Menurutnya, keberadaan lapangan ini tidak hanya berdampak bagi penggemar olahraga golf, tetapi juga membawa manfaat sosial-ekonomi yang nyata. Sekitar 50 warga setempat telah dilibatkan sebagai caddy, bagian dari upaya memberdayakan masyarakat secara langsung.
Selain berfungsi sebagai pusat olahraga, kawasan Lapangan Golf Merah Putih juga mulai dikenal sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung gaya hidup aktif dan sehat. Komunitas sepeda, pejalan kaki, hingga senam pagi warga mulai rutin memanfaatkan area sekitar lapangan.
Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan kota akan ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam banyak kasus, keberadaan ruang terbuka seperti ini terbukti mampu memperkuat interaksi sosial antarwarga serta menjadi bagian penting dalam membangun kota yang ramah lingkungan.