Pemkot Bengkulu Ikuti Rakor Pusda TPID, Fokus Stabilitas Harga Pangan dan Program 3 Juta Rumah
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Staf Ahli Setda Kota Bengkulu, Dewi Dharma, bersama pejabat terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusda TPID melalui zoom di Ruang Monitoring Center Diskominfo Kota Bengkulu, Senin (17 November 2025).
Rakor ini menyoroti pentingnya kolaborasi Pemda dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan melalui penguatan sistem Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk pemetaan kebutuhan bahan makanan keperluan MBG, serta mitigasi potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi harga bahan MBG.
Dalam hal ini, juga dilakukan pembahasan evaluasi Program 3 Juta Rumah. Pusda TPID menekankan perlunya akselerasi dukungan pemerintah daerah, terutama terkait penyediaan lahan, kemudahan perizinan, ketersediaan PSU, serta sinkronisasi program perumahan pusat dan daerah.
Kemudian, Pemda diharapkan mampu memperkuat peran fasilitasi agar target penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat tercapai.
Sementara itu, terkait inflasi, ada beberapa wilayah di Indonesia yang mengalami IPH tertinggi. Seperti di Pulau Sumatera, IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan nilai perubahan IPH 1,30% dari bulan sebelumnya. Sedangkan IPH tertinggi di Pulau Jawa terjadi di Kabupaten Mojokerto dengan perubahan IPH 1,77%.
Komoditas penyumbang yang berperan dalam kenaikan IPH di minggu kedua bulan November ini, didominasi oleh cabai merah, telur ayam, dan bawang merah di beberapa wilayah.
Melalui Rakor ini, diharapkan bahwa keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi kunci tercapainya stabilitas inflasi pada sektor konstruksi dan MBG, sehingga dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat.