Skip to main content
x

Viralnya di Medsos tentang Penahanan Ijazah Oleh Sekolah, Membuat Murid Salah Persepsi

 

Kota Bengkulu, Mediasinardunia.com- Pasca viralnya berita tentang penahanan ijazah oleh pihak sekolah dijejaring media sosial menyebabkan murid menjadi salah penafsiran.

Hal itu dikarenakan ada kejadian di salah satu sekolah di Kota Bengkulu  yang membuat siapa saja tertawa melihatnya. Bagaimana tidak? Hari ini muridnya membawa surat domisili dari kelurahan datang ke sekolah untuk mengambil ijazah, padahal yang sebenarnya ialah pihak sekolah meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Senin (30 Agustus 2021).

Kejadian itu terjadi di SMAN 10 Kota Bengkulu. Menurut Kepala Sekolah Pauri, S.Pd. MM dirinya hanya tertawa saja melihat hal ini, namun ia tetap menyerahkan ijazah salah satu muridnya tersebut.

Kota Bengkulu

“Ini kan jadinya bisa dibilang lucu, seharusnya kan dia mengurus surat keterangan tidak mampu dengan cara minta dulu surat pengantar RT baru ke kelurahan minta SKTM bukan Surat Domisili, tapi yasudah tidak apa-apa, tetap kita serahkan ijazahnya,” Ungkap Kepsek SMAN 10 Kota Bengkulu.

Ia juga menuturkan kepada Awak media kami Mediasinardunia.com bahwa tidak ada sekolah yang menahan ijazah muridnya. Yang benar Ijazah tersebut masih belum diambil karena ada salah satu prosedur sekolah yang belum dipenuhi oleh murid tersebut.

“Sebenarnya tidak ada pernyataan yang mengatakan pihak sekolah menahan ijazah, hanya saja sekolah tentu mempunyai prosedur, jika ada uang sekolah yang belum lunas maka urus SKTM, tidak ada sekolah menahan ijazah, malahan pihak sekolah sangat beruntung ijazah siswanya cepat diambil, hal ini mengurangi tanggung jawab sekolah, karena bisa menjadi beban bila seandainya terjadi hal yang tidak diinginkan,” demikian tutur Kepsek Pauri, S.Pd. MM. (UJ).