Pelatihan Wartawan Ekonomi BI Bengkulu Ditutup dengan Latihan Menembak Bersama Brimob
BENGKULU ," mediasinardunia.com – Pelatihan Wartawan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Bengkulu memasuki hari terakhir dengan suasana berbeda. Setelah selama beberapa hari mengikuti materi seputar ekonomi, kebijakan moneter, dan jurnalistik, para wartawan ekonomi mendapat pengalaman baru melalui latihan menembak di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor, Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian penutup Pelatihan Wartawan Ekonomi yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bengkulu. Penutupan dilakukan langsung oleh Kepala KPw BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat.
Bagi para peserta, latihan menembak menjadi pengalaman yang cukup berbeda dari aktivitas jurnalistik sehari-hari. Jika dalam menjalankan tugas jurnalistik wartawan dituntut jeli membaca data, menggali informasi, serta menyajikan fakta secara akurat, kali ini ketelitian dan konsentrasi diuji melalui sasaran tembak.
Latihan dipimpin Danyon A Pelopor Bengkulu Kompol Thomson Sirait, S.Sos., bersama Kabag Ops Kompol Jumain Budiono, S.Sos., M.M., Kasi Logistik AKP Jhoner Sidabutar dan Kasubsi Bekum Aili Wadi.
Sebelum memasuki sesi praktik, seluruh peserta terlebih dahulu mendapatkan pengarahan mengenai tata cara penggunaan senjata, prosedur latihan, serta aspek keselamatan. Pendampingan personel Brimob dilakukan selama kegiatan untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai ketentuan.
Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Bank Indonesia, Brimob, dan insan pers.
“Alhamdulillah, interaksi kemitraan BI dengan Brimob sangat luar biasa. Kami berterima kasih karena rombongan wartawan bisa diterima di sini,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, latihan menembak tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada para peserta, tetapi juga mengandung sejumlah nilai yang relevan dengan profesi wartawan, terutama fokus, ketelitian, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur.
“Menembak ini menarik karena ada sisi olahraga, melatih fokus dan kedisiplinan. Ada tahapan yang harus diperhatikan, terutama soal keselamatan,” katanya.
Dalam latihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan senjata laras pendek maupun laras panjang. Seluruh praktik dilakukan dengan pendampingan personel Brimob, mulai dari pengarahan hingga pelaksanaan latihan di lapangan.
Danyon A Pelopor Bengkulu Kompol Thomson Sirait mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang selama ini telah terjalin antara Brimob dan Bank Indonesia.
“Kolaborasi ini tetap kita laksanakan. Sebelumnya kami juga sering bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Thomson menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diperkenalkan dengan sejumlah jenis senjata, termasuk pistol yang merupakan kategori senjata laras pendek dan MP4 untuk kategori laras panjang.
Menurutnya, setiap jenis senjata memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan yang berbeda. Karena itu, peserta harus benar-benar memperhatikan setiap instruksi yang diberikan oleh personel Brimob, terutama berkaitan dengan keselamatan dan prosedur penggunaan senjata.
Penutupan Pelatihan Wartawan Ekonomi BI Bengkulu tahun ini pun meninggalkan pengalaman yang tidak biasa bagi para peserta. Selain membawa pulang pengetahuan mengenai ekonomi, kebijakan moneter dan jurnalistik, para wartawan juga mendapatkan pelajaran tentang konsentrasi, ketelitian, disiplin, serta pentingnya mengutamakan keselamatan dan mematuhi prosedur dalam setiap aktivitas.