Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko Merayakan Ulang Tahun ke 23 secara sederhana
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pada bulan Pebruari ini kabupaten Mukomuko merayakan hari Ulang Tahun, Seluruh rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu yang ke-23 tahun tepatnya jatuh pada 25 Februari 2026 ini dipastikan dipangkas habis.
Kepastian tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Mukomuko, Ramdani, SE, M.Si dan juga selaku ketua panitia HUT Mukomuko. Jumat, 6 Februari 2026.
"Untuk perayaan HUT Mukomuko yang ke-23 tahun 2026 ini kembali dipangkas. Dan peringatan hari jadi daerah hanya akan diisi dua agenda utama, yakni upacara resmi di halaman Kantor Bupati dan sidang paripurna istimewa DPRD Mukomuko," ujarnya.
Ramdani menegaskan, penyederhanaan kegiatan dilakukan sebagai konsekuensi langsung dari kebijakan efisiensi anggaran daerah yang tengah diterapkan pemerintah.
“Untuk sementara hanya dua kegiatan, upacara dan paripurna istimewa DPRD. Sedangkan untuk kegiatan lainnya belum direncanakan,” tegasnya.

Menurut Ramdani , perayaan HUT Kabupaten Mukomuko ke23 tahun kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Mukomuko tidak mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pendukung atau hiburan yang bersifat seremonial.
Pemangkasan anggaran dilakukan secara menyeluruh, terutama pada pos-pos kegiatan yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
selain faktor pemangkasan anggaran, waktu pelaksanaan HUT yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan juga menjadi pertimbangan utama.
Pemerintah daerah menilai peringatan hari jadi cukup dilakukan secara formal dan sederhana tanpa kemeriahan yang berlebihan
Ramdani juga mengungkapkan, bahwa penambahan kegiatan kemungkinan seperti syukuran. Dan itupun masih akan dibahas lebih lanjut. Namun, keputusan akhir sepenuhnya menunggu arahan Bupati Mukomuko dan hasil koordinasi lintas instansi.
"Dengan konsep peringatan yang minimalis ini, betujuan agar menjaga stabilitas anggaran dan memastikan belanja daerah lebih diarahkan pada program prioritas, meski harus mengorbankan kemeriahan peringatan hari jadi daerah," pungkasnya (prw Alf)