Pemprov Bengkulu Lantik 188 PNS, Tekankan Integritas dan Dukungan Program Bantu Rakyat
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara melalui prosesi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pola Merah Putih, Selasa (08/04/2026).
Prosesi dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para PNS yang telah resmi menjadi bagian dari birokrasi pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa menjadi PNS bukan sekadar memperoleh status kepegawaian, melainkan mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, aparatur sipil negara merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah. Oleh sebab itu, setiap ASN harus mampu menunjukkan dedikasi, disiplin, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas.
Jangan Bekerja Hanya Saat Ada Anggaran
Khairil juga mengingatkan seluruh PNS agar menjaga konsistensi dalam budaya kerja. Ia menegaskan bahwa kinerja ASN tidak boleh bergantung pada keberadaan anggaran semata.
“Menjadi PNS berarti siap bekerja secara profesional setiap saat. Jangan sampai ketika ada anggaran baru bekerja, tetapi ketika tidak ada anggaran justru kinerjanya menurun,” ujarnya.
Ia menambahkan, disiplin kerja merupakan kunci utama dalam membangun birokrasi yang efektif dan responsif. Selain itu, ASN juga dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Dukung Program "Bantu Rakyat"
Pada kesempatan yang sama, Khairil Anwar mengingatkan seluruh PNS agar mendukung penuh program pembangunan yang dicanangkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, yakni program prioritas “Bantu Rakyat”.
Program tersebut menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pelayanan publik yang lebih cepat dan responsif. Keberhasilan program tersebut, menurut Khairil, sangat bergantung pada komitmen dan kinerja para ASN sebagai pelaksana di lapangan.
“Dukungan terhadap kebijakan harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan. Seluruh ASN harus memiliki komitmen kuat untuk mendukung program kepala daerah,” jelasnya.
188 PNS Resmi Diambil Sumpah
Pada kegiatan tersebut, total sebanyak 188 Pegawai Negeri Sipil resmi menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan. Jumlah tersebut terdiri dari 168 PNS formasi Tahun 2024 serta 20 orang dari formasi tahun-tahun sebelumnya.
Pengambilan sumpah ini menandai komitmen moral dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas negara dengan penuh integritas.
Khairil berharap, PNS yang baru dilantik dapat menjadi contoh yang baik, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. ASN diharapkan mencerminkan nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab.
“Sebagai bagian dari birokrasi, PNS harus memegang teguh integritas dan profesionalisme. Jadilah ASN yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.