Skip to main content
x
Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, melakukan pengajuan kepada pemerintah desa dan kelurahan di daerah tersebut agar mengoptimalkan peran posyandu dalam upaya menurunkan angka stunting. (Diky/mediasinardunia.com)

Optimalkan Peran Posyandu: Wasri Ajak Pemerintah Desa dan Kelurahan Turunkan Angka Stunting

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, melakukan pengajuan kepada pemerintah desa dan kelurahan di daerah tersebut agar mengoptimalkan peran posyandu dalam upaya menurunkan angka stunting.

Wasri menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun 2023 angka stunting di Mukomuko mencapai 22,02 persen, jauh dari target pemerintah pusat sebesar 14 persen.

Pihaknya meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), organisasi perangkat daerah (OPD), stakeholder, termasuk camat dan kades, untuk bekerja lebih keras dalam mengaktifkan posyandu di daerah tersebut. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri yang menekankan pentingnya intervensi stunting serentak pada tahun 2024.

Setiap posyandu di desa-desa di Mukomuko diharapkan melakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, dan intervensi bagi semua sasaran secara berkelanjutan mulai Juli ini. Selain itu, camat, kades, dan lurah diharapkan mengawasi aktivitas posyandu di wilayah masing-masing agar dapat berjalan optimal.

Wasri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari tingkat desa hingga kecamatan untuk mendukung program percepatan penurunan angka stunting. Ia menargetkan angka stunting di Mukomuko turun menjadi 14 persen pada tahun 2024 sesuai dengan target pemerintah pusat.

Selain itu, Wasri juga mengajak media untuk ikut serta dalam upaya mengurangi angka stunting di daerah tersebut.